Y. Gustan Ganda (DPRD Kab. Sleman), Danang Maharsa (Wakil Bupati Kabupaten Sleman), Rm. C.B. Mulyatno, Pr (Moderator Pemuda Katolik), dan C.B. Ismulyadi (Penyelenggara Katolik Kankemenag Kab. Sleman), dan Dewan Penasihat Pemuda Katolik Sleman.

Omegared Yohanis Nababan (Ketua Panitia) memaparkan, “Acara pokok kegiatan ini adalah pelantikan Pengurus Periode 2022-2025. Dengan tema Bersinergi dan Berkolaborasi untuk Bangkit Lebih Kuat, kami berharap menjadi kader Pemuda Katolik Komisariat Cabang Sleman yang moderat bagi gereja dan tanah air.”

Prosesi pelantikan diawali dengan Pembacaan Surat Keputusan Pengurus Komda DIY, Prosesi Pelantikan: Penyerahan Pataka dan Pengucapan Janji, Berkat Perutusan, dan Penandatangan Berita Acara. Pengurus baru Pemuda Katolik Komisariat Sleman terdiri dari: Petrus Eko Nugroho (Ketua), Maria Erika Febriyanti (Sekretaris I), Christiana Salma Primarati (Sekretaris II), Omegared Yohanis Nababan (Bendahara), Y.B. Arya Primantana (Bidang Organisasi, Kaderisasi, Keanggotaan), Gregorius Arief dan Andreas Sukmo Setyo Wibowo (Bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif), Stephanus Tri Hartanto dan Damianus Eko Febri Ambodo (Bidang Media dan Komunikasi), Paulus Petrus Enggar Dewantoro (Bidang Hubungan Antar Lembaga dan OKP).

Yohanes Gandung Widiyantoro (Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah Istimewa Yogyakarta) menyampaikan, “Ada empat prinsip yang harus dipegang supaya Pemuda Katolik menjadi organisasi kemasyarakatan yang berbuah bagi masyarakat dan bermartabat. Keempat prinsip tersebut adalah konsisten dalam cara berpikir, berani bekerja keras, berelasi dan bekerja sama dengan pemangku kepentingan, dan terus belajar. Kita harus bekerja sama dengan semua pihak untuk mewujudkan cita-cita dan mencapai tujuan bersama, bonum commune.”

“Melalui Musyawarah Pemuda Katolik Komisariat Sleman yang dilaksanakan di Joglo Paroki Alfonsus, Nandan, terpilihlah formasi ketua Pemuda Katolik periode 2022-2025 untuk melanjutkan dan mengemban tugas menjalankan organisasi ini,” kata Petrus Eko Nugroho, dalam sambutan. “Pemuda Katolik Sleman siap bersinergi dan bekerja sama dengan Ormas/OKP, lembaga pemerintah maupun swasta yang berada di wilayah Kabupaten Sleman. Kader Pemuda Katolik selalu berpegang untuk menjaga toleransi, kerukunan antarumat beragama, juga menjunjung nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI,” lanjut Eko.

Sementara itu, Rm C.B. Mulyatno, Pr menyampaikan, “Pemuda Katolik diajak untuk membangun literasi kebhinekaan tunggal ika, tetap memiliki komitmen mengembangkan budaya dan agama dalam kerangka keindonesiaan. Proses kaderisasi perlu dijalin dalam ikatan lintas keilmuan suku agama. Maka, tidak hanya formasi intelektual, tetapi kecerdasan religius dalam kebersamaan. Pemuda Katolik perlu banyak bergaul dan menunjukkan kesaksian sehingga makin bersaudara, terbuka secara hati dan tanggap dengan situasi sekitar sehingga makin memberikan kontribusi.”

Selanjutnya, Danang Maharsa mengucapkan selamat kepada Pemuda Katolik Komisariat Cabang Sleman. “Semoga Pemuda Katolik Komisariat Cabang Sleman mampu menjalankan program, sesuai yang dicita-citakan dan menjaga persatuan. Sleman sebagai rumah kita bersama menjadi bagian yang perlu kita dukung dalam merawat dan menjaga semangat keberagaman. Inilah bagian kita bersama, menjaga merawat warisan leluhur.”

Kegiatan yang dihadiri perwakilan dari Persatuan Hindu Dharma Indonesia, Badan Kerjasama Gereja Kristen Kabupaten Sleman, GP Ansor, Wanita Katolik Ranting Kab. Sleman, dan KNPI Kab. Sleman ini diakhiri dengan Seminar Kebangsaan dengan narasumber MY Esty Wijayati (Komisi VIII DPR RI) dan Wibowo Suliantoro (ISKA DIY).

">


Kabar

Kader Moderat bagi Gereja dan Tanah Air


SILAHKAN BERI KOMENTAR